Minggu, 22 April 2012
Liburan Ke Malang Ala "Backpacker"
Kita akan memberikan tips buat liburan murah meriah di Kota yang terkenal sejuk dan Indah di Jawa Timur ini. Malang merupakan Kota Wisata dan Pendidikan di Jawa Timur dan di Indonesia.
karena ini liburan ala "Backpacker" jadi kita memberikan 2 moda transportasi darat yang dapat dicapai menuju Kota Malang ini melalui Bis atau Kereta Api.
Pengalaman saya menggunakan Bis dari Terminal Giwangan Yogyakarta kita bisa memilih yang langsung sampai Malang atau transit di Surabaya. Untuk yang langsung Malang tersedia Bus Malam Zena atau Handoyo dengan Harga 75 ribu udah dapat makan malam berangkat dari Jogja jam 8 malam perkiraan 8-9 jam perjalanan jadi sampai di Malang Pagi sekitar jam 4...
untuk yang lewat Surabaya kita bisa memilih Bus Ekonomi Jogja-Surabaya dengan Harga tiket 35-40ribu dan dari Jogja 24jam Bus selalu ada.
sampai di Surabaya nanti naik Bus Surabaya-Malang harga 10-15 ribu.
untuk kereta Api dari Jogja kelas Ekonomi ada Malabar (Malang-Bandung) dengan Harga 60ribu berangkat dari Jogja tengah malam sampai di Malang jam 8 pagi.
untuk Penginapan yang Murah di Malang banyak di dekat stasiun kita bisa menemukannya atau di sekitar Oro-oro Dowo dan Villa-villa di Kota Batu harga 50-100ribu. alat transportasi di Malang sangat banyak dan mudah menggunakan Angkutan Kota yang unik dengan kode Jalur di depan atau di belakang Kaca Mobil dengan Harga Rp.5000. kita juga bisa menyewa motor seharga 50rbu per hari.
Tempat Wisata di Kota Malang banyak seperti Musium Brawijaya, Taman Bermain Sengkaling dan untuk Wisata Pantai ada Pantai Balaikambang, Pantai Sendang Biru, dan Pantai yang baru saja dibuka aksesnya oleh Kabupaten Malang adalah Pantai Licin ini eksotis banget tempatnya.
khusus untuk pantai Sendang Biru kita bisa menyebrang ke Pulau Sempu dengan naik perahu nelayan seharga 25ribu.
Wisata di Kota Batu lebih banyak lagi kita bisa memulai dari Alun-alun Kota Batu yang disulap jadi tempat wisata yang bagus. trus kita bisa ke Jatim Park, Musium Satwa dan ke BNS dengan harga tiket masuk yang terjangkau.
setelah puas jalan-jalan pasti kita lapar..hehe di Kota Malang ini kita bisa menemukan makanan yang murah meriah dengan rasa yang nikmat seperti Rujak Cingur, Rawon, Tahu Telor, Pecel(ini ada berbagai pilihan dengan khas masing2 daerah di Jawa Timur), lalapan dan banyak lagi....dan jangan lupa kalau di Malang yang terkenal Baksonya dengan berbagai Rasa dan ukuran yang bisa kita nikmati seperti Bakso President yang terletak di belakang Mitra 2 ini sensasi makan bakso disamping rel kereta api jadi kalau ada kereta lewat bergetar kayak gempa...hehe
kita lanjutin wisatanya bagi yang suka paralayang bisa ke puncak Gunung Banyak.
dan kalau ingin Mandi Air Panas belerang bisa di Pemandian Air Panas Songgoriti atau di Pemandian Air Panas di Cangar dengan tarif masuk yang relatif murah.
kita juga bisa mampir di tempat petik Apel sepuasnya dan selama perjalanan ke Cangar yang jalannya naik sekeliling hamparan kebun Apel seperti di Puncak...hehe dan sampai di lokasi biasanya disambut dengan Kabut tebal kadang juga terjadi Hujan.
Ada juga tempat wisata air terjun yang dikenal dengan nama Coban misalnya Coban Pelangi, Coban Talun, Coban Rondo dan masih banyak lagi trus kita bisa ke Bendungan Selorejo yang indah pemandangannya
Sekarang kita bahas oleh-oleh kita bisa dapat dengan mudah di sekitar Kota Batu atau kalau ingin yang khas dari Kota Malang adalah Keripik Tempe di Sanan ini banyak sekali perajin Tempe yang rasanya berbagai macem nikmat dan gurih
inilah yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat.
kalau kurang begitu jelas bisa dengan komentar disini InsyAllah saya jawab
Berlibur ke Bali Ala "Backpacker"
Kali ini tujuan berlibur adalah Bali, Pulau Dewata. Memang terdengar biasa sih, tapi jalur yang ditempuh ini tergolong tidak biasa. Meskipun sekarang-sekarang ini sudah banyak jasa pesawat yang menawarkan harga ekonomi, tapi bagi kantong mahasiswa yang mepet belum cukup untuk menebusnya,jadi saya memberikan tips liburan menyenangkan ala backpacker ini. saya mulai perjalanan dari Jogja
tepatnya dari Stasiun Lempuyangan (Yogyakarta) kemudian langsung membeli tiket gerbong ekonomi Lempuyangan-Banyuwangi seharga Rp 34.000. kereta ini berangkatnya jam 9 pagi. Kami siapkan bekal selama di kereta menuju Banyuwangi Kira-kira kami menghabiskan Rp 25.000 untuk bekal selama di kereta nanti.
Jam 9 kereta jurusan Banyuwangi siap berangkat, perjalanan ini memakan waktu hampir 12 jam lebih. Jam 12 malem sampai Banyuwangi, setelah itu langsung menuju pelabuhan Ketapang yang jaraknya gak sampe 1 Km.
Tiket kapal dibeli dengan harga Rp 5.000 per orang. Terus kita langsung nyari bis tujuan Denpasar yang harganya Rp 25.000. Nyeberangnya sih cuma 30 menit, tapi nunggu penumpang supaya kapal bisa berangkatnya yang sampe 1 jam-an. Dari Gilimanuk ke Denpasar membutuhkan waktu sekitar 3 jam-an. Alhasil, jam 05.30 Wita menginjakan kaki di terminal Ubung, Denpasar. setelah dihitung-hitung, sudah ngabisin sekitar 29 jam untuk sampai ke Denpasar. Cukup lama tapi worth it kok sama perjalanan ini.
Sesampainya di Denpasar, langsung nyewa angkot Rp 70.000 buat nganterin ke pantai Sanur melihat sun rise. Dari Sanur langsung menuju popiesland Kuta untuk mencari penginapan.
Kita dapat hotel yang biayanya cukup murah, yaitu Rp 70.000 per kamar per malam dengan fasilitas 2 tempat tidur single, kipas angin, WC, jemuran handuk. Sarapan pagi berupa pancake pisang + teh manis anget. Untuk transportasi kita disana,disewalah motor mio seharga Rp 30.000 per motor per hari, harga ini juga hasil tawar menawar dengan pemilik hotel yang juga menyewakan motor. Untuk kaum muslim, tidak perlu khawatir mencari makanan, karena di gang poppiesland ini sudah banyak terdapat warung nasi sunda dan padang yang halal dan harganya pun ala backpacker kok.
Perjalanan liburan baru dimulai hari kedua. Bangun pagi jam 07.00, kemudian langsung menuju mini market untuk membeli peta dan bekal makanan minuman untuk seharian ini. Disarankan selalu membawa minum dan roti untuk lebih menghemat biaya perjalanan.
Selama 10 hari saya di Bali, berikut daftar tempat-tempat yang saya kunjungi dan saya sarankan untuk tidak dilewatkan jika teman-teman ke Bali:
1. Pantai Sanur
2. Pantai Kuta, enak buat duduk-duduk aja, soalnya ini pantai udah agak kurang terawat. Dipinggir-pinggirnya banyak banget orang-orang yang nawarin tatto temporary. Harus jago-jago nawar kalo mau bikin tattoo. Saya berhasil dapet bli-bli (sebutan untuk kakak laki-laki kalau di Bali) yang mau bikinin saya tattoo temporary di kaki seharga Rp 35.000.
3. Pantai Dreamland. Pas saya ke sini, sedang ada pembangunan hotel di bibir pantai yang membuat pemandangan tidak terlalu bagus.
4. Uluwatu dan Pantai Uluwatu, ini pantai keren banget deh, kayak ada kolam renang yang berhiaskan laut terbuka. Airnya biru banget…cihuyyyy...
5. Nusa Dua, tadinya berencana buat parasailing, tapi angin lagi gak memungkinkan, jadi batal deh…
6. Tanah Lot, disini kami hampir dapet sunset, eh gak jadi gara-gara ketutupan gerhana.
7. Bali Cliff, ini pantai yang menurut saya paling keren di Bali. Sumpah keren banget deh, airnya biru banget, pasirnya putih banget. Pokoknya kalau ke Bali mesti kesini deh.
8. Pasar Sukowati, tempat belanja oleh-oleh khas Bali. Harus jago-jago nawar kalo kesini biar biss dapet banyak oleh-oleh dengan harga murah.
9. Bedugul, danau dingin tempat water sport.
10. Hutan mangrove, tempat tanaman-tanaman bakau berkembang biak. Cuaca panas disini nyengat banget, siap-siap bawa paying atau topi kalo mau kesini.
11. GWK atau Garuda Wisnu Kencana, ini tempat bagus banget tapi sayangnya proyek pembangunanya terhambat.
Kami menghabiskan waktu di Bali kira-kira 10 hari. Banyak hal yang ditawarkan sama Pulau Dewata ini. Dari mulai pesona alam pantainya yang oke banget, penduduk aslinya yang ramah, bule-bule londo yang ganteng n cantik pisan, ayam betutu, jamur tai sapi, arak bali sampai kehidupan malem bisa dicobain di Bali ini.
Kehidupan kami di Bali selama 10 hari dan biaya transportasi pulang pergi Jogja-Bali ditebus hanya dengan Rp 800ribuan ini juga sudah dengan tambahan oleh-oleh dan mampir ke kota Malang pas pulang dan akan saya ceritakan juga liburan di Kota malang untuk episode nanti. Ada beberapa tempat wisata di Bali yang belum sempat kami datangi, tapi untuk backpacker seperti kami. Perjalanan ini sungguh menyimpan makna yang sangat dalam. Suatu saat nanti, kami pasti akan kembali ke pulau ini lagi, Insya Allah dengan budget ala koper…amien
(dikutip dari berbagai Sumber n Gubahan dari Kompas.com)
Senin, 09 April 2012
Sabtu, 07 April 2012
Kisah Hikmah Membaca Al Qur'an
Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan / area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya.
Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan mencoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari.
Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tetapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-Qur’an jika tak memahami artinya?
Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, menjawab pertanyaan sang cucu : “Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.”
Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai rumah. Kakeknya tertawa dan berkata, “Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali.”
Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjangnya untuk mencoba lagi. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum sampai di rumah.
Dengan terengah-engah dia mengatakan pada kakeknya, tidak mungkin membawa sekeranjang air dan dia pergi untuk mencari sebuah ember untuk mengganti keranjangnya dengan ember tersebut.
Kakeknya mengatakan : “Aku tidak ingin seember air, aku ingin sekeranjang air. Kamu harus mencoba lagi lebih keras.” Dan dia pergi ke luar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi.
Pada saat itu, anak itu tahu bahwa hal ini tidak mungkin tapi dia ingin menunjukkan kepada bahwa meskipun dia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai di rumah.
Anak itu kembali mengambil / mencelupkan keranjangnya ke sungai dan kemudian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai didepan kakeknya, air sudah habis dan keranjang itu kosong lagi.
Dengan terengah-engah ia berkata : “Kakek, ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja. Air di keranjang ini pasti akan habis di jalan sebelum sampai kesini.”
Sang kakek menjawab : “Nak, mengapa kamu berpikir ini tak ada gunanya?”
“Coba lihat dan perhatikan baik-baik apa yang terjadi dengan keranjang itu”.
Anak itu memperhatikan keranjangnya dan baru menyadari bahwa keranjangnya nampak sangat berbeda. Keranjang itu telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor menjadi sebuah keranjang yang bersih, luar dan dalam.
“Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Qur’an? Boleh jadi kamu tidak mengerti ataupun tidak memahami sama sekali, tetapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu menyadari kamu akan berubah, luar dan dalam. Itulah pekerjaan Allah dalam mengubah kehidupanmu”.
Masyaallah, dengan membaca saja, Al-Qur’an itu penuh dengan barakah dan pahala, apalagi kalau kita memahami makna sejatinya. Semoga hati kita dibukakan untuk disentuh oleh makna hakiki Al-Qur’an. Amin.
Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan mencoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari.
Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tetapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-Qur’an jika tak memahami artinya?
Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, menjawab pertanyaan sang cucu : “Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.”
Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai rumah. Kakeknya tertawa dan berkata, “Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali.”
Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjangnya untuk mencoba lagi. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum sampai di rumah.
Dengan terengah-engah dia mengatakan pada kakeknya, tidak mungkin membawa sekeranjang air dan dia pergi untuk mencari sebuah ember untuk mengganti keranjangnya dengan ember tersebut.
Kakeknya mengatakan : “Aku tidak ingin seember air, aku ingin sekeranjang air. Kamu harus mencoba lagi lebih keras.” Dan dia pergi ke luar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi.
Pada saat itu, anak itu tahu bahwa hal ini tidak mungkin tapi dia ingin menunjukkan kepada bahwa meskipun dia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai di rumah.
Anak itu kembali mengambil / mencelupkan keranjangnya ke sungai dan kemudian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai didepan kakeknya, air sudah habis dan keranjang itu kosong lagi.
Dengan terengah-engah ia berkata : “Kakek, ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja. Air di keranjang ini pasti akan habis di jalan sebelum sampai kesini.”
Sang kakek menjawab : “Nak, mengapa kamu berpikir ini tak ada gunanya?”
“Coba lihat dan perhatikan baik-baik apa yang terjadi dengan keranjang itu”.
Anak itu memperhatikan keranjangnya dan baru menyadari bahwa keranjangnya nampak sangat berbeda. Keranjang itu telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor menjadi sebuah keranjang yang bersih, luar dan dalam.
“Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Qur’an? Boleh jadi kamu tidak mengerti ataupun tidak memahami sama sekali, tetapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu menyadari kamu akan berubah, luar dan dalam. Itulah pekerjaan Allah dalam mengubah kehidupanmu”.
Masyaallah, dengan membaca saja, Al-Qur’an itu penuh dengan barakah dan pahala, apalagi kalau kita memahami makna sejatinya. Semoga hati kita dibukakan untuk disentuh oleh makna hakiki Al-Qur’an. Amin.
Filosofi Aksara Jawa
Aksara Jawa memiliki pola tertentu. Tapi menghafal huruf dengan
pengurutan “konvensional” agak susah karena tidak memperhatikan pola
tsb.
Urutan konvensional aksara Jawa adalah:
HaNaCaRaKa DaTaSaWaLa
PaDhaJaYaNya MaGaBaThaNga
Penghafalan aksara jawa ini akhirnya saya buat seperti berikut:
payaraga nakahala
dasawata banyathanga
cadhamaja
Saya sempat ceritakan juga sedikit tentang filosofi huruf Jawa ini. Salah satu interpretasi yang pernah saya baca diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara (kalo nggak salah, saya baca di Wikipedia). Huruf Jawa dengan urutan “Ha Na Ca Ra Ka..” memiliki kepanjangan dan makna sendiri-sendiri.
Ha: Hurip = hidup
Na: Legeno = telanjang
Ca: Cipta = pemikiran, ide ataupun kreatifitas
Ra: Rasa = perasaan, qalbu, suara hati atau hati nurani
Ka: Karya = bekerja atau pekerjaan.
Manusia “dihidupkan” atau dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan “telanjang”. Akan tetapi manusia memiliki cipta-rasa-karsa; otak yang mengkreasi cipta, hati yang melakukan fungsi kontrol (dalam bentuk rasa) serta raga/tubuh/badan yang bertindak sebagai pelaksana.
Da: Dodo = dada
Ta: Toto = atur
Sa: Saka = tiang penyangga
Wa: Weruh = melihat
La: lakuning Urip = (makna) kehidupan.
Dengarkanlah suara hati (nurani) yang ada di dalam dada, agar bisa berdiri tegak seperti halnya tiang penyangga (saka) sehingga akan mengerti makna kehidupan yang sebenarnya.
PA DHA JA YA NYA = sama kuat
Pada dasarnya/awalnya semua manusia mempunyai dua potensi yang sama (kuat), yaitu potensi untuk melakukan kebaikan dan potensi untuk melakukan keburukan.
Ma: Sukma = sukma, ruh, nyawa
Ga: Raga = badan, jasmani
Ba-Tha: bathang = mayat
Nga: Lungo = pergi
Meski dengan kehebatan cipta-rasa-karsa, entah kita baik atau jahat, akhirnya ruh/nyawa pasti suatu saat akan kembali ke Pencipta-nya. Sehingga manusia harus bisa mempersiapkan diri.
Budaya Jawa memang sebenarnya memiliki kearifan dan filsafat yang sangat dalam (huruf Jawa ini hanya salah satunya). Sayangnya semakin lama semakin Kita melupakan. Jadi sepantasnyalah kita mulai menggali mutiara-mutiara terpendam ini lagi.
(dikutip dari berbagai sumber)
Urutan konvensional aksara Jawa adalah:
HaNaCaRaKa DaTaSaWaLa
PaDhaJaYaNya MaGaBaThaNga
Penghafalan aksara jawa ini akhirnya saya buat seperti berikut:
payaraga nakahala
dasawata banyathanga
cadhamaja
Saya sempat ceritakan juga sedikit tentang filosofi huruf Jawa ini. Salah satu interpretasi yang pernah saya baca diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara (kalo nggak salah, saya baca di Wikipedia). Huruf Jawa dengan urutan “Ha Na Ca Ra Ka..” memiliki kepanjangan dan makna sendiri-sendiri.
Ha: Hurip = hidup
Na: Legeno = telanjang
Ca: Cipta = pemikiran, ide ataupun kreatifitas
Ra: Rasa = perasaan, qalbu, suara hati atau hati nurani
Ka: Karya = bekerja atau pekerjaan.
Manusia “dihidupkan” atau dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan “telanjang”. Akan tetapi manusia memiliki cipta-rasa-karsa; otak yang mengkreasi cipta, hati yang melakukan fungsi kontrol (dalam bentuk rasa) serta raga/tubuh/badan yang bertindak sebagai pelaksana.
Da: Dodo = dada
Ta: Toto = atur
Sa: Saka = tiang penyangga
Wa: Weruh = melihat
La: lakuning Urip = (makna) kehidupan.
Dengarkanlah suara hati (nurani) yang ada di dalam dada, agar bisa berdiri tegak seperti halnya tiang penyangga (saka) sehingga akan mengerti makna kehidupan yang sebenarnya.
PA DHA JA YA NYA = sama kuat
Pada dasarnya/awalnya semua manusia mempunyai dua potensi yang sama (kuat), yaitu potensi untuk melakukan kebaikan dan potensi untuk melakukan keburukan.
Ma: Sukma = sukma, ruh, nyawa
Ga: Raga = badan, jasmani
Ba-Tha: bathang = mayat
Nga: Lungo = pergi
Meski dengan kehebatan cipta-rasa-karsa, entah kita baik atau jahat, akhirnya ruh/nyawa pasti suatu saat akan kembali ke Pencipta-nya. Sehingga manusia harus bisa mempersiapkan diri.
Budaya Jawa memang sebenarnya memiliki kearifan dan filsafat yang sangat dalam (huruf Jawa ini hanya salah satunya). Sayangnya semakin lama semakin Kita melupakan. Jadi sepantasnyalah kita mulai menggali mutiara-mutiara terpendam ini lagi.
(dikutip dari berbagai sumber)
Langganan:
Komentar (Atom)





